عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : { الصَّمْتُ حِكْمَةٌ ، وَقَلِيلٌ فَاعِلَهُ } أَخْرَجَهُ الْبَيْهَقِيُّ فِي الشُّعَبِ بِسَنَدِ ضَعِيفٍ ، وَصَحَّحَ أَنَّهُ مَوْقُوفٌ مِنْ قَوْلِ لُقْمَانَ الْحَكِيمِ
Senin, 27 Februari 2012
Penjarakanlah lisanmu
Indahnya Kebersamaan
Di dalam jama’ah terikat satu “semen perekat”
yang sangat kental, yaitu cita dan rasa,visi dan tindakan yang
seragam,serta menyatu dalam kerinduan untuk meraih cinta dan ridha Allah
semata-mata. Bagi setiap muslim yang mukmin, kehadiran jama’ah
merupakan pelabuhan hati,sekaligus sebagai terminal perjuangan hidupnya.
Di dalam jama’ah itulah, dia menimba butir-butir kebijakan hidup.
Didalam jama’ah itu pulalah, ia mengasuh keimanannya sehingga setiap
kali menambatkan hatinya, diapun merasakan kedamaian Qur’ani.
Minggu, 26 Februari 2012
Syarat dalam mencintai seseorang
Saudaraku yang aku cintai...
Tiada seorangpun yang menyangkal bahwa dunia kian terbuka dan terhampar di hadapan siapapun. Baik itu seorang muslim ataupun kafir, kesemuanya dapat merasakan gemerlapnya dunia dan keindahannya yang sesaat. Maka tak heran bila kita mendapati seorang muslim mencintai saudaranya yang lain karena alasan dunia, pangkat, harta, wanita dan yang lainnya. Tidak hanya dalam hal itu saja, bahkan sebagian besar dari kaum muslimin justru hanya bermuamalah dengan yang lainnya bila mereka melihat keuntungan duniawi di dalamnya. Sungguh realitas yang teramat menyedihkan bila segala perkara dan urusan kita hanya dibangun di atas kepentingan dunia.
Tiada seorangpun yang menyangkal bahwa dunia kian terbuka dan terhampar di hadapan siapapun. Baik itu seorang muslim ataupun kafir, kesemuanya dapat merasakan gemerlapnya dunia dan keindahannya yang sesaat. Maka tak heran bila kita mendapati seorang muslim mencintai saudaranya yang lain karena alasan dunia, pangkat, harta, wanita dan yang lainnya. Tidak hanya dalam hal itu saja, bahkan sebagian besar dari kaum muslimin justru hanya bermuamalah dengan yang lainnya bila mereka melihat keuntungan duniawi di dalamnya. Sungguh realitas yang teramat menyedihkan bila segala perkara dan urusan kita hanya dibangun di atas kepentingan dunia.
Selasa, 21 Februari 2012
Hukum nikah mut'ah
Mut’ah berasal dari kata tamattu’ yang berarti bersenang-senang atau
menikmati. Adapun secara istilah mut’ah berarti seorang laki-laki
menikahi seorang wanita dengan memberikan sejumlah harta tertentu dalam
waktu tertentu, pernikahan ini akan berakhir sesuai dengan batas waktu
yang telah di tentukan tanpa talak serta tanpa kewajiban memberi nafkah
atau tempat tinggal dan tanpa adanya saling mewarisi antara keduanya bila ia
meninggal sebelum berakhirnya masa nikah mut’ah itu. (Fathul Bari 9/167,
Syarah shahih muslim 3/554, Jami’ Ahkamin Nisa’ 3/169).
Perjalanan panjang
Inilah awal dari perjalananku menuju akhirat...tak bisa q pungkiri, bahwa aku akan terus teringat akan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر سبيل
"Jadilah engkau di dunia ini seperti seorang yang asing atau seorang pengembara".
Sungguh perjalananku masih sangatlah jauh sedangkan bekalku sangat sedikit,kekuatanku semakin melemah dan kematian terus mengintaiku...
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
"Setiap yang memiliki nyawa pasti akan merasakan kematian" (al-imran : 185)
Senin, 20 Februari 2012
Darah biru???
Permasalahan nasab memang terkadang dikesampingkan oleh sebagian masyarakat islam pada saat ini,,entah karena ketidaktahuan mereka akan ilmu nasab atau karena mereka kurang memahami akan pentingnya serta manfaat dari ilmu tersebut. Berikut ini kami mencoba untuk menguraikan beberapa perkara yang hendaknya kita ketahui besama berkaitan dengan permasalahan nasab. Sebuah pertanyaan yang disampaikan oleh salah seorang penanya kepada Syaikh Ibn Utsaimin,,orang tersebut berkata :
"Apakah masih ada di zaman sekarang ini yang merupakan keturunan langsung dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?, dan apa menurut anda tentang orang-orang yang menyebut-nyebut diri mereka sebagai keluarga Rasulullah atau ahlu bait beliau shallallahu alaihi wa sallam pada saat sekarang ini dan mengatakan bahwa mereka tidak memakan harta yang merupakan sedekah karena mereka adalah keluarga Rasulullah?"
"Apakah masih ada di zaman sekarang ini yang merupakan keturunan langsung dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?, dan apa menurut anda tentang orang-orang yang menyebut-nyebut diri mereka sebagai keluarga Rasulullah atau ahlu bait beliau shallallahu alaihi wa sallam pada saat sekarang ini dan mengatakan bahwa mereka tidak memakan harta yang merupakan sedekah karena mereka adalah keluarga Rasulullah?"
Langganan:
Postingan (Atom)


